Analogi Kehidupan dan Berkendara

Kehidupan seperti berkendara. Itulah yang pernah saya pikirkan ketika saya mengendarai sepeda motor setiap hari.

Kendaraan membutuhkan energi untuk bisa berfungsi dengan baik. Sumber energi kendaraan adalah bahan bakar yang sesuai dengan mesinnya. Begitu juga kehidupan, membutuhkan energi berupa makanan. Tentunya bukan sekadar makanan, tapi makanan yang halal dan menyehatkan. Apabila sebuah mesin kendaraan tidak menggunakan bahan bakar yang sesuai, mesin bisa rusak bahkan tidak bisa berfungsi. Manusia bisa sakit bahkan mati saat mengkonsumsi makanan/minuman yang tidak sesuai dengan tubuh manusia.

Kendaraan memiliki gas agar bisa bergerak dan rem untuk menghentikan gerakan. Gas pada kendaraan bisa dianalogikan sebagai motivasi dalam kehidupan dan rem pada kendaraan bisa dianalogikan sebagai iman pada kehidupan. Seseorang bisa bergerak dalam artian bekerja atau melakukan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan karena memiliki motivasi dalam diri. Kegiatan manusia dalam memenuhi kehidupan perlu dibatasi. Bukan berarti manusia bisa melakukan apa saja agar kebutuhannya bisa terpenuhi. Manusia harus berhenti melakukan aktivitas yang merugikan orang lain atau yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Motivasi yang dimiliki manusia tidak selamanya mengarahkan kehidupan manusia pada jalan yang benar. Karena bisa jadi motivasi untuk memenuhi kebutuhan hidup dibarengi dengan nafsu. Jika nafsu ini dituruti tanpa adanya iman sebagai rem maka akan terjadi kecelakaan dalam hidup.

Kendaraan bergerak teratur mengikuti laju lalu-lintas agar dapat tetap berjalan. Kendaraan yang dipacu terlalu cepat akan mengakibatkan kendaraan di depan tertabrak. Sebaliknya, kendaraan yang dijalankan dengan kecepatan yang lambat akan tertabrak oleh kendaraan di belakang. Begitu juga kehidupan. Manusia harus mengikuti perkembangan yang berlangsung di lingkungan masyarakat. Jika tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat, kehidupan pribadi tidak bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Oleh Opan pada
Seorang guru matematika yang hobi menulis tiga bahasa, yaitu bahasa indonesia, matematika, dan php. Dari ketiganya terwujudlah website ini sebagai sarana berbagi pengetahuan yang saya miliki.

Demi menghargai hak kekayaan intelektual, mohon untuk tidak menyalin sebagian atau seluruh halaman web ini dengan cara apa pun untuk ditampilkan di halaman web lain atau diklaim sebagai karya milik Anda. Tindakan tersebut hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Jika membutuhkan halaman ini dengan tujuan untuk digunakan sendiri, silakan unduh atau cetak secara langsung.

Protected by Copyscape