Bom Waktu Bernama Kesempatan

Mendengar kata bom yang terpikirkan oleh Kita adalah sebuah ledakan yang dapat menghancurkan benda-benda di sekitarnya. Mengutip dari wikipedia, Bom adalah alat yang menghasilkan ledakan yang mengeluarkan energi secara besar dan cepat. Ledakan yang dihasilkan menyebabkan kehancuran dan kerusakan terhadap benda mati dan benda hidup disekitarnya, yang diakibatkan oleh pergerakan tekanan udara dan pergerakan fragmen-fragmen yang terdapat di dalam bom, maupun serpihan fragmen benda-benda disekitarnya. Sebenarnya bom sangat bermanfaat bagi manusia jika digunakan secara tepat. Sebuah gedung besar yang sudah tua yang keadaannya membahayakan sekitar, dapat diratakan dengan aman menggunakan bom. Namun bagi orang yang suka perang, bom ini digunakan sebagai senjata yang mematikan umat manusia secara masal.

Dari pengertian itu, Saya terpikir sesuatu seperti bom, tapi bahayanya tidak seperti bom secara fisik. Sesuatu itu adalah kesempatan baik. Kesempatan baik dalam hidup Kita, jika bisa dimanfaatkan dengan baik, maka kesempatan itu pun dapat menguntungkan bagi Kita dan mungkin dapat bermanfaat bagi banyak orang di sekitar Kita. Tetapi orang yang tidak bisa memanfaatkan kesempatan baik dengan baik, mungkin bisa menyebabkan penyesalan. Penyesalan karena menyia-nyiakan kesempatan baik tersebut.

Apa susahnya bilang "Ya" dan memenuhi ajakan sahabat / teman untuk makan malam, sementara Kita bisa memenuhi ajakannya minimal tidak merugikan Kita. Apa susahnya bangun dan bersiap lebih pagi agar dapat mengikuti kegiatan yang jarang terjadi yang mungkin penting, sementara Kita mempunyai waktu luang. Apalagi kalau ajakan / kegiatan tersebut jarang sekali terjadi. Belum tentu Kita mendapatkan kesempatan yang serupa pada masa datang.

Bersikap bijaklah terhadap kesempatan yang hadir dekat di hadapan Kita. Karena mungkin kesempatan itulah yang dapat merubah nasib hidup Kita, keluarga Kita, dan lingkungan Kita.

Oleh Opan pada
Seorang guru matematika yang hobi menulis tiga bahasa, yaitu bahasa indonesia, matematika, dan php. Dari ketiganya terwujudlah website ini sebagai sarana berbagi pengetahuan yang saya miliki.

Demi menghargai hak kekayaan intelektual, mohon untuk tidak menyalin sebagian atau seluruh halaman web ini dengan cara apa pun untuk ditampilkan di halaman web lain atau diklaim sebagai karya milik Anda. Tindakan tersebut hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Jika membutuhkan halaman ini dengan tujuan untuk digunakan sendiri, silakan unduh atau cetak secara langsung.

Protected by Copyscape