Profesional Bicara Profesinya

Bagaimana siy menulis di blog dan mempercantik tampilan sebuah blog?
Bagaimana menjalani karir sebagai entertainer?
Bagaimana cara melaksanakan pembelajaran dengan baik?
Bagaimana cara menulis dengan baik?

Setidaknya Saya menulis beberapa pertanyaan di atas karena pernah memikirkan, membaca, dan mendengar dari beberapa sumber. Pertanyaan yang pertama Saya baca di blog yang topiknya mengenai tutorial blogging. Pertanyaan kedua, Saya dengar dari ucapan seorang artis pada acara talkshow tadi malem. Pertanyaan ketiga muncul dari pikiran Saya sendiri. Pertanyaan keempat Saya baca dari tulisan seorang penulis.

Banyak orang di dunia blog yang berbondong-bondong menulis tentang tutorial blog, karena memang topik tersebut merupakan topik yang hangat dan banyak dicari oleh orang di mesin pencari terutama oleh blogger pemula. Keberadaannya sangat membantu, begitu pun bagi Saya yang gak ngerti dunia per-blog-an. Dan Saya sangat menghargai bagi blogger yang menulis tentang tutorial blog dengan bersumber dari pikirannya, idenya, dan kalopun dapet dari sumber lain dia tanggung jawab. Itu sebagai ucapan terimakasih kepada blogger yang menyediakan tutorial blog baik yang berbahasa indonesia, maupun english. Wajar rasanya bagi blogger bercerita tentang blog sesama blogger lainnya. Kalau Saya, karena tidak pandai dalam mengotak-atik blog, tidak berani bicara mengenai seluk-beluk blogger. Saya ngeblog hanya sebagai penyaluran hobi Saya menulis.

Saya sendiri sekarang sedang menjalani suatu pekerjaan di tempat yang berhubungan dengan pembelajaran (bimbingan belajar). Oleh karena itu, wajar kalau Saya menulis di sini mengenai belajar dan pembelajaran.

Pembelajaran tidak terlepas dari seorang guru. Guru yang melaksanakan pembelajaran. guru yang membelajarkan siswa. Mulailah Saya berpikir bagaimana seorang guru mengajar. Apa perlu seorang guru hanya berpikir bagaimana mengajar dengan baik tanpa perlu memperhatikan materi yang diajarkan? Apa perlu juga seorang guru hanya berpikir bahwa mengajar itu hanya dengan kemampuan penguasaan materi ajar tanpa perlu memahami bagaimana cara mengajar yang baik? Harus diingat bahwa kompetentsi yang harus dimiliki seorang guru adalah kompetensi profesional (penguasaan materi), kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial. Memang itu terlihat teoritis, tapi kalau kehilangan keutuhan empat kompetensi tersebut akan berakibat tidak profesionalnya seorang guru.

Sedikit mengomentari mengenai program sertifikasi yang sedang digalakan di kalangan pegawai negeri sipil khususnya guru. Memang kebijakan tersebut mempunyai tujuan yang bagus. Tapi di lapangan, terlihat bahwa guru kelabakan menyiapkan syarat agar dapat disebut sebagai guru bersertifikat. Tapi banyak guru yang mendadak menyiapkan syarat-syarat tersebut. Apakah dengan persiapan tersebut, seorang guru bisa menjadi profesional? Yang paling penting adalah bagaimana proses yang dilakukan oleh seorang guru dalam melaksanakan profesinya sebagai seorang guru dan mencatat setiap kegiatan profesionalnya. Jangan hanya menginginkan gaji yang besar, tapi juga harus memperhatikan 4 kompetensi yang dikemukakan di atas. Pikirkan bahwa kemajuan bangsa ini salah satunya ada di tangan para guru. Karena melalui guru, pendidikan di Indonesia bisa terus berjalan. Bangsa Indonesia menjadi cerdas. Tidak perlu mengadakan program "dadakan" yang membuat guru bekerja "mendadak". Kalo menurut Saya sendiri, salah satu langkah menuju keprofesionalismean seorang guru adalah dengan menyiapkan calon-calon guru dengan baik. Dengan memperbaiki sistem di perguruan tinggi pendidikan guru.

Harapan Saya semoga pendidikan di Indonesia bertambah baik! Guru-guru di Indonesia semakin sejahtera! Bagi siswa-siswa Indonesia yang sebentar lagi akan mengikuti UN semoga dapat lulus dengan memuaskan, tetap semangat untuk meraih cita-cita, belajar yang rajin agar kualitas bangsa Indonesia semakin baik!

Oleh Opan pada
Seorang guru matematika yang hobi menulis tiga bahasa, yaitu bahasa indonesia, matematika, dan php. Dari ketiganya terwujudlah website ini sebagai sarana berbagi pengetahuan yang saya miliki.

Demi menghargai hak kekayaan intelektual, mohon untuk tidak menyalin sebagian atau seluruh halaman web ini dengan cara apa pun untuk ditampilkan di halaman web lain atau diklaim sebagai karya milik Anda. Tindakan tersebut hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Jika membutuhkan halaman ini dengan tujuan untuk digunakan sendiri, silakan unduh atau cetak secara langsung.

Protected by Copyscape