Seluk-Beluk Sarjana Pendidikan

Hari ini adalah hari pendidikan nasional, 2 Mei 2013. Tapi kok sepi-sepi aja ya. Gak ada kemeriahan yang berarti kayak hari besar lainnya.

Pendidikan tidak terlepas dari adanya guru sebagai pendidik. Saya sendiri adalah seorang guru, seorang yang memiliki gelar S.Pd yang merupakan kependekan dari SARJANA PENDIDIKAN. Walaupun saya sebagai guru honorer dan memiliki gaji kecil dari pekerjaan tersebut, saya tetap menjadi SARJANA PENUH DEDIKASI. Tidak hanya menjadi SARJANA PENCARI DUIT.

Beberapa orang yang kuliah di jurusan pendidikan banyak yang akhirnya tidak menjalankan profesi sebagai seorang guru. Dia bekerja menjual barang dan dia lebih memilih menjadi seorang SARJANA PEDAGANG. Banyak juga yang akhirnya sukses berbisnis dan menjadi SEORANG PEBISNIS DAHSYAT.

Guru merupakan pekerjaan yang bisa dilakukan oleh semua orang. Tapi karena dilindungi oleh undang-undang, profesi guru kini dibatasi hanya untuk lulusan jurusan pendidikan atau lulusan ilmu murni yang mengikuti program profesi guru (dulunya akta 4). Kenapa ya banyak orang yang asalnya tidak berminat kuliah di jurusan pendidikan tapi pada akhirnya mengikuti program agar bisa menjadi seorang guru. Kenapa tidak dari awal saja mengambil jurusan pendidikan. Apa karena sudah mentok mencari pekerjaan, jadinya banting setir menjadi seorang guru. Profesi guru itu bukan hanya sekadar pekerjaan. Guru itu sebuah profesi mulia. Jangan jadi guru kalau tidak bisa menjalankan tugas mulia tersebut dengan baik. Berikan kesempatan kepada orang lain yang sangat menginginkan profesi guru tersebut.

Bagi saya menjalankan profesi sebagai seorang guru sungguh menyenangkan. Karena disamping sebagai seorang guru, saya juga bisa melakukan banyak hal di luar kegiatan mengajar. Saya memiliki hobi fotografi sehingga saya kadang menjadi SEORANG PHOTOGRAFER DADAKAN.

Saya hobi menulis saya membuat blog untuk menampung tulisan-tulisan yang bersumber dari ide saya. Ternyata kegiatan blogging tersebut mendatangkan keuntungan tersendiri. Saya mendapat dollar dari kegiatan blogging. Lama-kelamaan, kegiatan blogging ini saya tekuni karena hasil yang saya peroleh tidak main-main. Oleh karena itu, selain sebagai seorang SARJANA PENDIDIKAN saya juga menjalankan bisnis sebagai SEORANG PENCARI DOLLAR.

Penghasilan yang saya peroleh dari profesi sebagai seorang guru dan blogger cukup untuk memenuhi kebutuhan saya walaupun tidak terlalu besar. Bagi saya mendapat penghasilan itu SING PENTING DAHAR (bahasa jawa yang artinya yang penting bisa makan). Pekerjaan halal begitu banyak, tapi pekerjaan halal tersebut bisa berkurang pahala halalnya kalau dijalani dengan cara yang tidak halal. Pekerjaan sebagai seorang guru adalah pekerjaan yang sangat halal, tapi akan berkurang pahala halalannya kalau tidak dijalankan dengan baik.

Sungguh miris ketika menyaksikan adanya praktek suap seorang calon guru agar dapat diangkat menjadi PNS. Kasihan dengan orang-orang yang benar-benar menginginkan profesi sebagai seorang guru tapi tidak mendapat kesempatan menjadi seorang PNS seperti saya. Saya hanya berharap semoga negara ini bisa menghargai profesi guru dan memperbaiki sistem penerimaan PNS guru. Agar guru-guru di Indonesia lebih berkualitas.

Oleh Opan pada
Seorang guru matematika yang hobi menulis tiga bahasa, yaitu bahasa indonesia, matematika, dan php. Dari ketiganya terwujudlah website ini sebagai sarana berbagi pengetahuan yang saya miliki.

Demi menghargai hak kekayaan intelektual, mohon untuk tidak menyalin sebagian atau seluruh halaman web ini dengan cara apa pun untuk ditampilkan di halaman web lain atau diklaim sebagai karya milik Anda. Tindakan tersebut hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Jika membutuhkan halaman ini dengan tujuan untuk digunakan sendiri, silakan unduh atau cetak secara langsung.

Protected by Copyscape