Tanggapan dari Teller Ketika Mencairkan Dollar dari Google melalui Western Union

Kopi pagi hari ini nikmat sekali! Meskipun kopi yang saya nikmati sama seperti kopi yang sering saya nikmati di pagi-pagi sebelumnya. Mungkin karena suasana hati saya yang sedang baik, karena pagi hari ini saya kembali mendapatkan dollar dari google adsense yang saya cairkan melalui western union.

Proses pencairan dollar dari google adsense di western union berjalan seperti biasa, isi formulir western union (data pengirim, penerima, dan jumlah dollar) serta lampiran identitas penerima (KTP saya sendiri). Yang menarik bagi saya adalah tanggapan dari tellernya. Saya pernah mencairkan dollar dari google adsense di bank yang mendukung WU dan di kantor pos.

Ada teller yang lempeng-lempeng aja menanggapinya, ada juga yang bertanya lebih lanjut mengenai pencairan tersebut. Mungkin karena penasaran kenapa saya bisa mendapat dollar dari google.

Proses pencairan di bank yang mendukung WU terlebih dahulu melalui CS. Ketika ditanya-tanya CS mengenai data pengirim, saya menyebutkan GOOGLE. CS di sebelahnya terlihat tertarik dan menghampiri saya kemudian ikut terlibat berbincang-bincang mengenai google adsense. Kebetulan waktu itu karyawan bank tidak sedang sibuk melayani pelanggan karena saya datang ketika bank hampir tutup."Dapet dari google adsense ya?" Kata CS yang tiba-tiba menghampiri. "Iya, Mbak." Tangapan dari saya. "Kenapa gak langsung lewat transfer saja?" Kembali bertanya. "Untuk publisher di Indonesia belum ada, Mbak". Saya kembali menjawab. "Adanya lewat western union dan cek." Lanjut saya. "Jangan lewat cek, Mas. Ribet proses pencairannya." Mbak CS memberikan saran. Kemudian saya lanjutkan mengisi formulir dan proses berikutnya adalah mengambil uangnya di teller. Ketika sampai tiba di depan loket, tellernya ngajak ngobrol juga. "Dari google adsense ya, Mas? Websitenya apa?" Tanya mbak teller. "Iya, Mbak. Websitenya blablabla.com." Jawab saya. "Oh, nanti saya kunjungi ya." Kata mbak tellernya. "Iya Mbak, makasih." Sambil tersenyum dan meraih tumpukan rupiah yang diberikan teller.

Hal itu terjadi lagi hari ini, tepatnya pagi hari pukul 09.00. Saya datang ke kantor pos dengan pakaian dan gaya yang sederhana. Saya ngambil nomor antrian dan ngisi formulir sambil menunggu nomor antrian saya dipanggil. Saya perhatikan banyak juga yang sedang bertransaksi di sana, termasuk PNS (terlihat dari baju dinasnya). Tiba saatnya nomor antrian saya dipanggil, saya datang ke teller dan menyerahkan formulir WU yang sudah saya isi beserta fotocopy KTP. Teller yang sedang memverifikasi isi formulir saya bertanya kepada saya. "Ikutan apa niy, Mas?" Tanya teller. "Google adsense, Mas." Tanggapan saya. "Bayar ya?" Tanya teller lagi. "Enggak, Mas." Pendek saja saya menjawab. "Apa tadi namanya?" Tellernya bertanya lagi. "Google adsense, Mas. ADSENSE (sambil dieja per suku kata)." Jawab saya. "Daftarnya dimana, Mas?" Tanya teller. "Di google.com/adsense." Saya kembali menjawab. "Pasang iklan di blog gitu, Mas." Saya lanjutkan menjelaskan. Setelah proses selesai, saya terima uangnya dalam bentuk rupiah. Kebetulan nilai tukar rupiah saat ini sedang tinggi, jadinya saya bisa dapat lumayan banyak.

Dengan perasaan senang, saya kembali ke tempat kerja saya dan menikmati kopi yang terasa begitu nikmat.

Oleh Opan pada
Seorang guru matematika yang hobi menulis tiga bahasa, yaitu bahasa indonesia, matematika, dan php. Dari ketiganya terwujudlah website ini sebagai sarana berbagi pengetahuan yang saya miliki.

Demi menghargai hak kekayaan intelektual, mohon untuk tidak menyalin sebagian atau seluruh halaman web ini dengan cara apa pun untuk ditampilkan di halaman web lain atau diklaim sebagai karya milik Anda. Tindakan tersebut hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Jika membutuhkan halaman ini dengan tujuan untuk digunakan sendiri, silakan unduh atau cetak secara langsung.

Protected by Copyscape