Waktunya Bayi Makan

Pada usia enam bulan, berakhirlah masa pemberian ASI eksklusif. Bayi boleh diberi makanan pendamping ASI, termasuk susu formula. Alhamdulillah pada masa ini, bayi kami sudah bisa duduk. Kami lebih mudah memberi makanan saat dia sedang dalam posisi duduk.

Makanan pendamping ASI pertama yang kami buru adalah susu formula dan bubur bayi instan. Informasi mengenai dua jenis nutrisi ini kami peroleh secara turun-temurun dari orang tua yang memiliki pengalaman mengurus bayi. Tanpa pikir panjang, kami buatkan adonan bubur instan yang sangat mudah dibuat. Dilanjutkan dengan susu formula yang bisa disajikan cukup dengan menambahkan air hangat.

Waktunya makan!!! Senang rasanya melihat bayi kami makan untuk pertama kalinya.

Hap! Kami berikan suapan pertama. Langsung dia muntahkan. Lep! Kami berikan susu formula. Tidak dia sedot sedikit pun. Nampak tidak ada nafsu sedikit pun. Untungnya dia masih nafsu mengkonsumsi ASI.

Beberapa kali dicoba, bayi kami tetap enggan mengkonsumsi makanan / minuman selain ASI. Tapi, inikan masanya dia mendapat makanan selain ASI. Akhirnya mamahya mencari alternatif makanan lain untuk memenuhi kebutuhan gizinya saat itu. Kami akhirnya meramu sendiri makanan pendamping ASI dengan menu yang kami peroleh dari berbagai sumber.

Jenis makanan pertama yang dibuat betupa bubur beras halus. Maksudnya, bubur yang dibuat dari beras yang sudah dihaluskan, tetapi tidak sampai berbentuk tepung. Pada saat ini, bayi belum bisa mengecap rasa. So, makananya dibuat tanpa tambahan bumbu. Tanpa garam, gula, apalagi msg. Untuk lauknya kami tambahkan sayuran dan / atau ikan yang juga telah dihaluskan. Alhamdulillah, kebutuhan makanannya pada masa ini bisa dipenuhi. Seiring dengan perkembangan sistem pencernaannya.

Memang agak merepotkan membuat sendiri malanan untuk bayi. Tetapi setidaknya, kita lebih tau bahan-bahan apa saja yang menjadi konsumsi bayi kita. Jangan khawatir dengan rasa. Mungkin bagi orang dewasa, makanan tanpa bumbu akan terasa tawar. Tetapi bagi bayi ini tidak penting.

Jenis makanan berikutnya yang kami berikan berupa nasi tim dengan lauk yang lebih kasar. Makanan jenis ini kami berikan setelah bayi kami sudah bisa mengunyah walaupun hanya menggunakan cengkraman gusi.

Setelah mulai tumbuh gigi, jenis makanan yang diberikan semakin kasar tetapi masih dalam tahap wajar. Perhatikan bahwa ketika tumbuh gigi, bayi akan menggigit apa pun yang bisa dia masukan ke dalam mulut. Tetap awasi agat yang masuk mulut bukan bahan berbahaya. Kalau perlu, ketika dia mulai memasukan barang ke dalam mulut, alihkan dan ganti benda yang dipegangnya dengan makanan seperti biskuit bayi.

Oleh Opan pada
Seorang guru matematika yang hobi menulis tiga bahasa, yaitu bahasa indonesia, matematika, dan php. Dari ketiganya terwujudlah website ini sebagai sarana berbagi pengetahuan yang saya miliki.

Demi menghargai hak kekayaan intelektual, mohon untuk tidak menyalin sebagian atau seluruh halaman web ini dengan cara apa pun untuk ditampilkan di halaman web lain atau diklaim sebagai karya milik Anda. Tindakan tersebut hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Jika membutuhkan halaman ini dengan tujuan untuk digunakan sendiri, silakan unduh atau cetak secara langsung.

Protected by Copyscape